Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan HIRA Tulungagung telah selesai dengan lancar. Hari terakhir kami di MBS 1 Tulungagung tetap diisi dengan mengikuti kegiatan Pondok Ramadan seperti biasa. Di sela waktu istirahat, kami menyempatkan diri untuk berfoto bersama sebagai kenang-kenangan atas kebersamaan yang telah terjalin selama beberapa hari ini.
Setelah materi selesai, kami berpamitan kepada para santri yang telah menerima dan membantu kami selama berada di sini. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada ustadzah-ustadzah yang telah dengan sabar mendampingi dan membimbing kami. Jazakumullah khairan untuk keluarga besar MBS 1 Tulungagung atas segala kebaikan dan kehangatannya.
Peserta putra pun telah lebih dahulu berpamitan dan berfoto bersama seusai shalat subuh. Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada para ustadz yang telah mendampingi peserta putra dengan penuh perhatian dan kesabaran. Saat kami hendak meninggalkan ma’had, banyak santri yang melambaikan tangan mengantar kepergian kami. Suasana haru terasa, seakan berat untuk berpisah meski waktu kebersamaan terbilang singkat.
Acara penutupan dilaksanakan di Aula Kampus 1 MBS 1 Tulungagung. Dalam prosesi tersebut, peserta secara resmi diserahkan kembali oleh Pak Bambang kepada Pak Aris. Dalam sambutannya, beliau berpesan agar segala hal baik yang telah diterima selama di MBS dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penutupan HIRA ditandai dengan pembagian sertifikat kepada seluruh siswa yang telah menuntaskan rangkaian kegiatan dengan baik. Acara diakhiri dengan berpamitan kepada Pak Bambang selaku Wakil Direktur serta para guru yang hadir siang itu.
Ketika kendaraan mulai bergerak meninggalkan area pondok, suara panggilan terdengar dari para santri yang berdiri di teras depan kamar. Semoga Allah mempertemukan kembali dalam kesempatan yang lebih indah.
Perjalanan pulang tidak langsung menuju Nganjuk. Karena belum menunaikan shalat, kami menuju Masjid Al Fattah. Di tengah perjalanan, kami sempat mampir ke pusat oleh-oleh untuk membeli sedikit buah tangan. Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan ke masjid. Bangunannya besar dan terasa sejuk—sangat nyaman untuk beristirahat di siang hari saat berpuasa.
Siswa laki-laki melaksanakan shalat berjamaah bersama Pak Aris dan mendapatkan sedikit nasihat sebagai bekal perjalanan pulang. Sementara siswa perempuan berjamaah sendiri, dan beberapa yang berhalangan menunggu di selasar masjid yang juga terasa dingin dan nyaman. Sebelum kembali ke kendaraan, kami menyempatkan diri berfoto bersama di halaman masjid sebagai kenangan terakhir perjalanan ini.
Perjalanan menuju MTs Aisyiyah 1 Nganjuk terasa cukup singkat. Sebagian siswa tertidur karena lelah, sebagian lainnya tetap bersenda gurau menikmati perjalanan. Sekitar 90 menit kemudian, tepat pukul 16.10, kami tiba kembali di sekolah dengan selamat.
Terima kasih kepada Bapak/Ibu yang telah mendukung dan mendoakan ananda selama kegiatan berlangsung. Semoga ananda memperoleh ilmu yang bermanfaat serta pengalaman berharga yang dapat dibagikan kepada teman-temannya, dan menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya.
Untuk peserta HIRA di Batu, tetap semangat dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Manfaatkan kesempatan ini untuk menambah pengalaman dan memperluas ilmu sebanyak-banyaknya. Semoga Allah memberikan keberkahan atas setiap langkah ananda. Aamiin.
Tulungagung, 28 Februari 2026


